Selasa, 23 Maret 2010

ANTARA SMS DAN REJEKI

Ass, tolong jangan dihapus, sms ini dari ibu said juru kunci mekah, ia bermimpi kata Muhammad rasulullah saw beliau berpesan, kuatkan akidah dalam ibadah karena dunia sudah goyah dan tua. Sebarkan sms ini ke 20 muslim insyaAllah jangka 10 hari akan dapat rejeki besar dan bila tidak disebar tunggu kesulitan yang tiada henti. Demi Allah terbukti.

Demikian isi sms yang saya terima pada 21 03 2010, dan ini adalah sms kesekian kali yang mampir ke HP saya. Dulu, dulu sekali, waktu teknologi HP dan sms belum marak, saya juga sering mendapat selebaran bernada serupa dengan sms diatas. Anda pernah dapat sms dan selebaran semacam itu??

Kamis, 18 Maret 2010

KEHIDUPAN YANG BAIK

Siapa yang tidak menginginkannya, semua orang dan termasuk kita pasti menginginkannya. Ya, kita semua memang menginginkan kehidupan yang baik. Lantas apasih kehidupan yang baik itu?, beberapa ulama mendefinisikan kehidupan yang baik dengan; rizki yang halal dan baik lagi berkah disertai perasaan cukup terhadap apa yang diberikan Allah, hidup yang nyaman dan tentram, selalu mendapat hidayah, dan banyak lagi makna kehidupan yang baik yang mungkin setiap kita memiliki persepsi yang lebih luas dan semua itu bisa terangkum dengan kata; hidup bahagia, aman, tentram sejahtera, berkecukupan seperti itulah kira kira kehidupan yang baik.

Jumat, 22 Mei 2009

KISAH KERIS, BATU DAN BAUT

Sepulang dari kantor wali kota saya, istri dan anak, makan siang di sebuah rumah makan padang. Sambil makan dan walau baru kenal, saya akrab bercakap-cakap dengan pemilik rumah makan tersebut dan entah kenapa dia menunjukan beberapa benda kepada saya, seraya bertanya. Benda itu adalah keris kecil terbuat dari kaleng, batu putih dan baut, katanya benda-benda itu ia temukan terbungkus tisu di gerobak (tempat makanan terdisplay di rumah makan) "Apa artinya ini da?", katanya.

Kamis, 23 April 2009

SIRNANYA AKHLAK KITA

Salah satu fungsi diutusnya nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah untuk menyempurnakan akhlak, “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak”. Begitu kata beliau, dan Allah telah memuji betapa agungnya budi pekerti orang yang kita cintai ini
Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”. (al Qolam : 4)

Selasa, 10 Februari 2009

RUMAHKU SYURGAKU

"Baiti jannati" itulah untaian kata indah yang keluar dari bibir mulia Rasulullah SAW, dalam mengilustrasikan kehidupan rumah tangga beliau yang sakinah mawaddah warohamah dan penuh kebahagiaan.

Kebahagiaan dalam rumah tangga seorang muslim tidaklah didasari oleh harta dan kecantikan semata, walau tak dapat dipungkiri, kalau keduanya merupakan salah satu faktor penunjang.

KEUTAMAAN MAJLIS ILMU

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا حَفَّتْهُمْ الْمَلَائِكَةُ وَنَزَلَتْ عَلَيْهِمْ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمْ الرَّحْمَةُ وَذَكَرَهُمْ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ وَمَنْ أَبْطَأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ
"Barang siapa yang melapangkan kesempitan saudaranya, maka Allah akan melapangkan satu kesulitannya nanti hari kiamat. Barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di hari kiamat dan barang siapa yang mempermudah orang yang dalam kesulitan maka Allah akan mempermudah urusannya di dunia dan akhirat. Dan Allah akan menolong seorang hamba, selama hamba tersebut menolong saudaranya. Dan barang siapa bersungguh-sungguh menempuh jalan menuju ilmu, niscaya Allah mudahkan jalannya menuju syurga. “Dan tiada berkumpul suatu kaum di dalam suatu rumah Allah mereka membaca Kitab dan mempelajarinya bersama-sama melainkan diturunkan kepada mereka ketenangan, diliputi rahmat, dikelilingi para malaikat dan disebut-sebut oleh Allah di hadapan hamba-hambaNya yang ada di sisiNya.” (HR Muslim).